Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Merosot Karena Keyakinan Anjlok Dan Prospek Inflasi Suram
Saturday, 12 April 2025 03:20 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY) terus merosot pada sesi Jumat (11/4), jatuh mendekati area 100 setelah mencapai titik terendah baru dalam tiga tahun sebelumnya pada hari itu. Tren penurunan mencerminkan kemerosotan luas dalam keyakinan investor karena data baru dan komentar bank sentral menggambarkan gambaran suram bagi ekonomi Amerika Serikat (AS). Indeks sentimen Universitas Michigan jatuh pada bulan April, sementara Indeks Harga Produsen berada di bawah perkiraan, menambah kekhawatiran pasar akan disinflasi. Beberapa pejabat Federal Reserve (Fed) menandai meningkatnya ekspektasi inflasi sebagai risiko, bahkan ketika data ekonomi jangka pendek mengisyaratkan melemahnya permintaan.

Secara teknis, momentum tetap sangat bearish karena DXY memperpanjang penurunannya.

Informasi pasar intisari harian: Dolar AS turun karena kesuraman konsumen dan dampak tarif

Pengukur sentimen Universitas Michigan turun menjadi 50,8 pada bulan April, sementara ekspektasi inflasi melonjak menjadi 6,7% untuk pandangan satu tahun. Williams dari New York Fed dan Collins dari Boston Fed memperingatkan tentang meningkatnya risiko inflasi terkait perdagangan dan kemungkinan penurunan pertumbuhan.

Indeks Harga Produsen AS naik 2,7% tahun-ke-tahun pada bulan Maret, turun dari 3,2% pada bulan Februari, sementara tingkat inti melambat menjadi 3,3%.

Klaim pengangguran naik tipis menjadi 223 ribu, dengan klaim berkelanjutan turun menjadi 1,85 juta, menandakan dinamika ketenagakerjaan yang beragam.

Tiongkok mengonfirmasi tarif pembalasan atas impor AS, menyamai kenaikan tarif Washington menjadi 125% dan menghidupkan kembali kekhawatiran resesi secara global.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS